Selasa, 12 Maret 2013

PENGERTIAN DAN CIRI - CIRI PROFESIONALISME, KODE ETIK PROFESIONAL DAN CIRI - CIRI SEORANG PROFESIONAL DI BIDANG IT

PROFESIONALISME


Profesionalisme adalah suatu kemampuan yang dianggap berbeda dalam menjalankan suatu pekerjaan. Profesionalisme dapat diartikan juga dengan suatu keahlian dalam penanganan suatu masalah atau pekerjaan dengan hasil yang maksimal dikarenakan telah menguasai bidang yang dijalankan tersebut.

CIRI - CIRI PROFESIONALISME


1. Memiliki pengetahuan dan keterampilan yang tinggi dalam melaksanakan tugasnya di Bidang IT.

2. Memiliki pengetahuan yang luas tentang segala hal yang meliputi manusia dan masyarakat, budaya, seni, sejarah, dan komunikasi.

3. Memiliki ilmu dan pengalaman yang disertai kecerdasan dalam menganalisis dan menyelesaikan suatu masalah, peka terhadap situasi, serta cepat, tepat, dan cermat dalam mengambil keputusan ketika dibutuhkan.

4. Memiliki sikap orientasi ke depan sehingga mampu mengantisipasi segala hal yang mungkin terjadi dalam mengikuti perkembangan dunia IT.

KODE ETIK SEORANG PROFESIONAL TEKNOLOGI INFORMASI (TI)

Dalam lingkup TI, kode etik profesinya memuat kajian ilmiah mengenai prinsip atau norma - norma dalam kaitan dengan hubungan antara profesional atau developer TI dengan klien, antara para professional sendiri, antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Salah satu bentuk hubungan seorang profesional dengan klien (Pengguna Jasa) misalnya pembuatan sebuah program aplikasi.

Seorang profesional tidak dapat membuat program semuanya, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan seperti untuk apa program tersebut nantinya digunakan oleh kliennya atau user dapat menjamin keamanan (Security) sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak - pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya (Misalnya : Hacker, Cracker, dll).

CIRI - CIRI SEORANG PROFESIONAL DI BIDANG IT

Memiliki sikap mandiri berdasarkan kemampuan yang dimilikinya secara pribadi serta terbuka dan mau menghargai pendapat orang lain, serta cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya, atau dengan kata lain adalah mandiri. Seorang pekerrja di bidang IT terutama programmer harus memiliki sikap tidak tergantung dengan orang lain, terbuka, mau menerima dengan hati yang lapang atas pekerjaanya, saat dikritik tentang pekerja tersebut maupun saat mendapat saran dari orang lain, bahkan dapat komplain dari klien karena ada program yang dibuatnya tidak jalan karena beberapa faktor, misalkan program yang dibuat kena virus, error, dan lain - lain.

Memiliki pengetahuan yang tinggi dan handal di bidang IT, seorang programmer harus mempunyai modal yang cukup salah satunya menguasai bahasa pemrograman, sehingga dalam pembuatan program tersebut benar - benar terjamin kualitasnya dan juga tidak asal - asalan, sehinggan program tersebut dapat bermanfaat. 

Menerapkan norma - norma yang berhubungan denga IT yang telah diatur dalam kode etik, misalkan profesional atau developer dengan klien, antara para profesional dalam ruang lingkup itu sendiri, atau antara organisasi profesi serta organisasi profesi dengan pemerintah. Contohnya salah satu bentuk hubungan seorang programer dengan klien atau pengguna jasa, misalnya pembuatan sebuah program aplikasi yang dibuatnya. 

Seorang programmer tidak dapat membuat suatu program semaunya sendiri, ada beberapa hal yang harus ia perhatikan sepert : Untuk apa program tersebut dibuat dan nantinya digunakan oleh kliennya atau user, ia dapat menjamin keamanan sistem kerja program aplikasi tersebut dari pihak - pihak yang dapat mengacaukan sistem kerjanya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar